Meningkatkan Kecepatan openSUSE (universal-all version)


Iseng2 lagi kesel sama kerja kompie yg lemot, langsung ada niat buat bikin tips, nih untuk meningkatkan kecepatan openSUSE …..

caranya:

1. Disable Swap
Jika anda memiliki RAM lebih dari cukup, minimal 512 MB dan tidak menjalankan aplikasi kelas berat (aplikasi grafis, compiz / beryl contohnya), sebaiknya jangan gunakan swap anda. Swap memang disediakan untuk mengantisipasi kekurangan memori, namun kadangkala Linux menggunakan swap meski memori masih tersisa cukup banyak.

Untuk mematikan swap, buka Konsole dan ketikkan :

/sbin/swapoff -a

Untuk menghidupkannya kembali, buka Konsole dan ketikkan :

/sbin/swapon -a

Menonaktifkan swap akan langsung meningkatkan kecepatan komputer. Jika terjadi masalah (hang misalnya) berarti memori yang dibutuhkan masih kurang dan justru membutuhkan swap file. NOTE : Jangan lakukan jika memori <= 256 MB.

2. Non Aktifkan Service yang tidak Perlu
Untuk menonaktifkan service yang tidak perlu, buka YAST | SYSTEM | SYSTEM SERVICES – RUNLEVEL. Pilih Expert Mode agar bisa leluasa melihat pilihan yang ada. Jangan lupa, stop service yang sedang berjalan dan non aktifkan (set as disable) pilihannya. Jika hanya melakukan stop service tanpa disable, service tersebut akan berjalan kembali ketika proses booting.

Saya sempat heran ketika melihat service yang dijalankan oleh OpenSUSE. Banyak diantaranya tidak pernah saya pakai namun ketika saya lihat statusnya malah running on boot !

Apa saja service yang tidak dipakai ? Tentu mesti disesuaikan dengan kebutuhan tapi list berikut mungkin bisa membantu :

aaeventd : Kalau tidak pernah menggunakan AppArmor, disable saja. Jika disable service ini, disable juga service boot.apparmor
acpid : biarkan
alsasound : biarkan
atd : disable
auditd : disable
autofs : disable
autoyast : disable
cron : biarkan
cups : jika ada printer, biarkan. (saran saya tetap membiarkan dia enable)
cupsrenice : sesuai setting cups
dbus : biarkan
earlykbd : biarkan, ini untuk keyboard, (kecuali jika anda nggak mau pakai keyboard, dan bisa mengetik command dengan mouse kekekeke…)

earlykdm : biarkan
earlysyslog : biarkan
esound : disable
fam : disable
fbset : disable
gpm : disable
gssd : disable
haldaemon : biarkan
idmapd : disable
joystick : disable (kecuali memakainya untuk games yang membutuhkan joystick)

kbd : biarkan (ini juga service untuk keyboard)
ksysguardd : disable
lirc : disable
lm_sencors : disable
mdadmd : disable
mdnsd : disable
mircocode (Jika menggunakan processor AMD CPU disable, biarkan jika menggunakan processor intel)

network : biarkan
nfs : disable (Lakukan disable service portmap terlebih dahulu)
nfsboot : disable
nfsserver : disable
nmb : disable
novell-zmd : disable
nscd : disable
ntp : disable
openct : disable
pscsd : disable
portmap : disable
postfix : disable, kecuali pakai mail server
powerd : disable
pwersaved : disable, kecuali butuh untuk suspend komputer
random : biarkan
raw : disable
resmgr : biarkan
rpasswdd : disable
running-kernel : disable, ini bukan si kernelnya melainkan pilihan untuk switch

saslauthd : disable
smb : disable
smbfs : disable
smpppd : disable
spamd : disable
splash : biarkan
splash_early : biarkan
SuSEfirewall2_setup : biarkan
svcgssd : disable
syslog : biarkan
xdm : biarkan
xfs : disable
xinetd : disable
ybind : disable
BEWARE : Jika menggunakan samba dan aplikasi tertentu yang membutuhkan suatu service, periksa kembali settingnya.

Jika ada entry lain yg tidak disebutkan dalam list diatas, lebih baik anda biarkan saja… (kecuali anda tau untuk siapa dia ‘bekerja’ kekeekkee)

3. Ubah setting pada sysconfig

Klik pada tanda plus didepan SYSTEM, pilih File System -> mdadm
disable MDADM_SCAN dan set “0″ untuk MDADM_DELAY

4. Tambahkan pilihan pada /etc/fstab

Untuk Ext3 : natime, nodiratime, barrier = 1
Untuk XFS : noatime, nodiratime
Untuk ReiserFS : notail, noatime, nodiratime, barrier = flush
5. Jika menggunakan KDE, ubah setting Service Manager

K menu | Personal Settings | KDE Components | Service Manager

Biarkan pilihan berikut :
KDED Favicon Module
Konqueror preloader (jika menggunakan Konqueror)
Kwallet Daemon Module
KDED Media Manager
Media Notifier Daemon

6. Non Aktif Beagle

Beagle digunakan sebagai aplikasi desktop search. Jika kita jarang menggunakannya, kita bisa menonaktifkan beagle agar tidak melakukan proses indek secara background. Beagle bisa dinonaktifkan dengan cara melakukan remove program melalui YAST | Software | Software Management.

Semoga tips diatas bisa membantu anda bekerja lebih cepat dengan si SUSiE… ^^

Karena Lebih Cepat, Lebih Baik….

sumber review:opensuse.or.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: